Tips untuk yang Alergi

29

Jan

Tips untuk yang Alergi

Jenis-Jenis Alergi

Mengenal Jenis-Jenis Alergi

 

Alergi merupakan reaksi alami dari tubuh dalam melawan suatu benda yang dianggap membahayakan. Efeknya yaitu tubuh mengeluarkan gejala tertentu ketika tidak mampu melawan zat pemicu (allergen) dari alergi tersebut. Paling baik untuk mencegah alergi yaitu menjauhkan pemicunya dari penderita. Pasalnya, gejala alergi baru akan terjadi tatkala allergen mulai terdeteksi tubuh. Obat alergi seperti antihistamin dapat menurunkan gejala yang ada.

Jenis alergi ada bermacam-macam. Bahkan bau-bauan tertentu pun bisa dianggap allergen oleh tubuh seseorang karena menimbulkan gejala alergi. Dikutip dari halaman Meet Doctor, berikut beberapa jenis alergi yang sebaiknya diwaspadai :

 

1. Alergi Debu

Setiap isi rumah tidak bisa dilepaskan dari debu. Namun bagi orang yang alergi debu, benda halus tersebut bisa sangat menyiksa. Hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi debu yang menempel di berbagai tempat seperti meja, karpet, kasur, dan sebagainya. Dalam debu juga dimungkinkan mengandung sejumlah kuman yang menimbulkan penyakit. Bagi penderita asma, debu bisa memicu kekambuhan.

 

2. Alergi Makanan

Makanan yang terutama memiliki kandungan protein seperti makanan laut, susu, kacang, telur, ikan, dan sebagainya dapat pula memicu alergi. Tanda alergi makanan contohnya : sakit perut, muntah, gatal, sesak napas, dan sebagainya yang muncul beberapa saat usai menyantap makanan tertentu. 

 

3. Alergi Hewan

Sejumlah orang diketahui tidak tahan saat didekati hewan tertentu. Reaksi yang muncul antara lain asma dan gangguan pernapasan. Hewan pemicu alergi biasanya yang memiliki banyak bulu seperti kucing, anjing, dan sebagainya.

 

4. Alergi Musim

Kadang disebut juga dengan alergi dingin atau alergi panas.Alergi ini kerap muncul kala udara sangat dingin atau sewaktu panas menyengat. Tandanya bisa berupa bersin-bersin, muncul biang keringat, dan sebagainya.

 

5. Alergi Sengat Serangga

Penderita dimungkinkan akan mengalami inflamasi pada tempat yang digigit, kemerahan, hingga rasa gatal jika jenis sengatnya tidak membahayakan. Namun kalau seseorang alergi, pemicu ini menyebabkan anafilaksis saat keadaan parah. Tandanya seperti pingsan, sesak nafas, ruam kulit, muntah hingga terjadi inflamasi di saluran napas. Kondisi ini dapat menimbulkan kematian.

 

6. Alergi Rhinitis

Gejala nya adalah mata berair, hidung berlendir, sesak nafas, gatal-gatal, dan pembengkakan.

 

7. Alergi Obat

Tiap tubuh seseorang belum tentu bereaksi positif terhadap obat. Ada obat tertentu yang menimbulkan alergi. Oleh sebab itu, sering tenaga medis melakukan tes alergi dahulu sebelum memberikan obat tertentu, misalnya antibiotik.

 

8. Alergi Bahan Kimia

Salah satu contohnya adalah orang yang tidak tahan terhadap zat yang terkandung dalam parfum atau deterjen. Efeknya seperti muncul gatal-gatal, ruam, dan sebagainya.

 

9. Dermatis Atopik

Penderita akan mengalami eksim dengan tanda kulit kemerahan, gatal, hingga mengelupas.



Tips dan Cara untuk menghindari penyebab alergi


1. Jagalah selalu kesehatan tubuh dan lingkungan dari kotoran maupun debu untuk mengatasi alergi kulit. 

A.) Lantai : jangan menggunakan karpet, lebih baik gunakan lantai keramik atau kayu. Jika ingin menggunakan karpet maka pilih yang berbulu pendek dan sering – seringlah dibersihkan. Tetapi disarankan untuk tidak menggunakan karpet. 

B.) Kamar Tidur : gunakanlah bantal berbahan dakron dan kasur spring bed (bukan kapuk). Sarung bantal dan seprai berbahan katun yang mudah dicuci. Cuci sarung bantal, selimut dan seprai secara teratur menggunakan deterjen dan air hangat dapat mencegah alergi kulit. Usahakan dicuci sebersih mungkin tanpa menyisakan deterjen pada bahan tersebut. Usahakan kamar tidur mendapatkan sinar matahari atau kelembapan udara kurang dari 50, karena tungau debu rumah dan jamur sulit tumbuh didaerah tersebut. 

C.) Kamar mandi : hindari tumbuhnya jamur dengan membersihkan tirai mandi serutin mungkin. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi diruangan tersebut. Keringkan area yang lembab di ruangan tersebut. 

D.) Dapur : mudah timbul jamur karena suasana lembab. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi diruangan tersebut. Keringkan area yang lembab diruangan tersebut. Lemari es harus sering dibersihkan.


2. Pindahkan pernak pernik, buku, hiasan dinding, maupun barang apa saja yang dapat dijadikan sarang debu.


3. Bila terjadi alergi karena bulu binatang, jangan biarkan binatang masuk ke dalam ruangan.


4. Hindarkan kain yang terbuat dari wool atau bahan bulu, permadani atau gorden yang dapat menyimpan debu.


5. Ganti taplak meja, gorden, sarung, kursi dan peralatan lainnya dengan bahan yang mudah dibersihkan. Batasi hiasan rumah sesedikit mungkin atau pilih yang mudah dibersihkan. Jangan membawa potongan atau rangkaian bunga ke dalam rumah, karena serbuk sarinya dapat mencetuskan alergi kulit.


6. Kasur, Sofa, Karpet dan Wallpaper/Gorden sering dibersihkan dengan cara yang tepat.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar